Aturan resmi yang berlaku bagi seluruh peserta Indonesia Freefly Championship 2026 — SIMULASI. Harap dibaca dengan saksama sebelum melakukan pendaftaran.
Ketentuan Umum
Berlaku untuk semua kelas yang dilombakan.
Setiap peserta wajib registrasi ulang: 05.30–06.30 AM dan langsung menyimpan burung ke Tenda Karantina sebelum lomba dimulai. Peserta yang terlambat registrasi ulang dan hadir di spot lempar pada saat tiba giliran berlomba, dinyatakan gugur Walk-Out tanpa hak refund.
Burung yang dinyatakan Landing Sempurna adalah yang selama terbang tidak terpantau hinggap dimanapun dan landing di tangan Joki masing-masing, bukan di bagian tubuh lain, bukan dengan cara tangkap paksa, dan tanpa menggunakan alat bantu apapun.
Burung boleh dihindari secara gerakan isyarat, mengibaskan topi, pakaian dan suara, namun tidak boleh hingga menyentuh bagian tubuh burung manapun.
Burung salah landing ke orang lain dengan alasan apapun adalah murni kesalahan peserta.
Satu owner boleh mendaftarkan lebih dari satu burung selama tidak terjadi tukar joki atau tukar burung selama perlombaan berlangsung.
Selama lomba berlangsung, tidak diperbolehkan meletakkan tripot selain didalam tenda karantina dan tidak diperbolehkan membawa keluar burung pada saat bukan giliran berlomba.
Burung yang auto-fly pada saat proses keluar menuju area lempar akan langsung diskualifikasi.
Semua HP GPS diserahkan ke meja pantau Juri sebelum giliran berlomba dimulai dan harus dalam keadaan tidak terkunci, bebas akses tanpa password dan siap digunakan. Segala kerugian atas HP GPS yang gagal digunakan Juri adalah murni kesalahan pemilik.
Peserta diperkenankan menyertakan 1 orang perwakilan untuk memantau GPS di meja Team Juri, namun harus bertindak kooperatif menjaga ketertiban dan kenyamanan kerja Team Juri.
Bagian tubuh Joki tidak diperkenankan keluar dari batas area berdiri.
Sesuai bukti video atau pantauan mata Hakim Garis dan saksi, apabila ada burung yang awalnya dinyatakan lolos grup ternyata sempat hinggap sejenak, akan dibuktikan melalui rekaman GPS. Bila pada rekaman GPS terbukti angka speed sempat menunjukkan angka 0, maka kwalifikasi atas burung dimaksud dapat dibatalkan melalui hasil keputusan Juri dan tidak bisa diganggu gugat. Agar tidak menunda jalannya acara, review keputusan pembatalan oleh Team Juri berhak dilakukan kapan saja selama belum berlangsung acara penyerahan piala & piagam.
Apabila GPS sempat terpantau Putih / Blank / No Signal, namun kembali aktif sebelum durasi lomba berakhir, Juri akan mengambil keputusan melalui Flight Record untuk meneliti apakah burung sempat hinggap, salah satunya dengan memperhatikan angka pada Speed terbang (apakah pernah / belum pernah menunjukkan angka 0), selain penggunaan metode lainnya dan keterangan saksi.
Selain peserta yang sedang berlomba, siapapun dilarang mencoba mengusir burung yang sedang terbang, dengan atau tanpa alat apapun.
Panitia, Team Rescue, dan setiap Peserta Lomba berhak melarang dan menegur siapapun yang kedapatan sedang memegang alat apapun yang bisa digunakan untuk mengusir burung di sekitar area lomba ketika lomba sedang berlangsung.
Lomba akan tetap dilanjutkan walaupun burung peserta yang escape belum seluruhnya dapat di-rescue. Jika burung yang belum sempat di-rescue secara naluri ikut terbang bersama burung yang sedang berlomba, lomba tetap sah dijalankan.
Peserta lomba disarankan untuk selalu waspada dan bertanggung jawab penuh atas keberadaan burung dan barang-barang pribadi selama acara berlangsung. Segala jenis kehilangan, baik kehilangan burung yang escape ataupun kehilangan barang-barang milik pribadi bukan menjadi tanggung jawab panitia.
Panitia tidak dalam kewajiban mengganti rugi dalam bentuk apapun atas segala kerugian yang mungkin timbul.